Dulu
Embun pagi terlihat germelap.
Matahari muncul dengan warna eloknya.
Burung burung berterbangan menghiasi angkasaku.
Tanahku subur dengab ladang ladang hijaunya.
Sungguh, begitu indah ciptaanNya.
Namun dikau dengan mudah merusaknya.
Kini sungaiku penuh limbah.
Hutanku tak lagi memancarkan suasana hijau.
Tanah tak lagi gembur,
Tirta ku ikut tercemar.
Tak sadarkah engkau manusia?
Itu semua sangatlah berguna bagi kehidupan.
Tak sadar kah engkau manusia?
Itu titipan yang maha kuasa.
Kini tak lagi ada Kemasyhuran.
Tanah airku hancur oleh tangan tangan jahil nya.
Jumat, 29 Juni 2018
Tangan tangan jahil.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Rabu 21 Desember 2022 Disisa tahun ini, just want to have fun. Sudah tidak ingin lagi melakukan hal hal berat. Sudah ingin menutup buku penc...
-
Resensi adalah ulasan atau penilaian mengenai suatu karya baik itu buku,film,atau karya lain. Tugas penulis resensi adalah memberikan gamba...
-
Bahan: 1 bh wortel. Iris melintang 0,5 cm 5 lbr sawi putih,potong potong 100 gr jamur hitam, cuci, rebus 1 btg bunga tahu,rendam air pan...
-
“Jika seseorang saling mencintai, maka dia akan selalu menuntun orang yang dicintainya untuk menggapai ridha Allah” “Jadilah manusia yang s...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar